Mungkin anda berkeinginan dalam merakit power ampli ini nantinya adalah
untuk diterapkan menjadi sound lapangan. Adapun kriteria yang saya
maksudkan di atas tentang proses perakitan amplifier untuk sound
lapangan ini.
Misalkan Anda ingin merakit Ampli dengan daya sebesar 1000W, artinya
anda harus mempunyai modul KIT ampli dengan output 2 x 500 Watt pada
channel satu dan channel dua, atau kiri kanan.Kit ini bisa anda rakitt
sendiri atau membeli Kit modul Amppli yang sudah jadi (siap pakai) Kit
ini banyak tersedia di pasaran.
Semoga uraian di bawah ini dapat menjadi panduan dalam merakit sendiri
Amplifier anda. Di bawah ini saya akan jelaskan tentang urutan dan cara
merakit power system sound lapangan.Saat ini kita dapat menggunakan berbagai ragam blok modul PCB untuk Kit
Power Amplifier dengan berbagai ukuran dan kapasitas daya output. Kit
Power Ampli ini biasanya terdiri dari modul Mono dan juga Stereo. Kit
PCB dengan modul Mono biasanya memiliki kapasitas daya yang besar
mungkin diatas 500 W perjalur. Kalau dua modul stereo dapat mengeluarkan
daya sekitar 1000 W. Daya sebesar ini sudah lumayan bisa digunakan
untuk power audio sound system outdoor. Semakin besar daya output Power
Ampli yang anda inginkan tentu akan semakin besar pula dana/anggaran
yang kita keluarkan.
langkah Cara Membuat Amplifier Rakitan yang Bagus
Sebelum memulai langkah perakitan ada baiknya anda memilih blok Kit Modul PCB yang ada dipasaran dengan daya output yang besar agar nantinya anda tidak kecewa mendengarkan hasil suara yang dikeluarkan setelah anda praktekkan di lapangan dalam unit jadi. Untuk box atau casing penempatan seluruh komponen juga telah tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran. Setelah anda telah merakit blok Ampli di atas atau dengan cara membeli KIT modul ampli di pasaran, maka langkah selanjutnya adalah pemposisian tempat PCB, trafo dan lainnya serta perakitan pengkabelan.
Peralatan yang diperlukan dalam merakit Power Sound System Rakitan
Ada beberapa persiapan yang harus kita lakukan sebelum membuat Amplifier sound system rakitan anda, yaitu;- Blok Modul KIT Power Amplifier yang telah disesuaikan dengan keinginan anda
- Transformer/ Transformator Toroid atau besi current dengan CT yang harus sesuaikan dengan kapasitas daya
- Electrolyte Capacitor 10.000 uF/50 V
- PCB tambahan untuk Regulator Power Supplai
- Dioda Bridge 30 A (beri heatsink)
- Switch On/ Off panel depan untuk menghidupkan power listrik
- Casing atau kotak Power Ampli sesuai selera anda
- Modul Balance Pra Amplifier atau Tone Control
- Protector Speaker Output Delayed
- Connector female pada bagian belakang Body untuk Input, Speaker Out, sambungan AC input
- Heat-sink aluminium
- Blower kipas angin yang sesuai dengan lubang pada casing
- Kabel untuk penghubung rangkaian
- Tombol-tombol panel
- Sekerup atau baut
- Spincer Penggantung PCB
- Accessories tambahan lainnya bila diperlukan
Proses Instalasi dan Perakitan Kit Power Audio Lapangan
Bila peralatan diatas sudah tersedia maka selanjutnya perkirakan dahulu proses pemposisian kedudukan tiap-tiap komponen blok modul, contohnya dimana kita harus meletakkan posisi Transformer, Modul blok PA, posisi Electrolyte Capacitor dan lainnya. Persiapkan Bor listrik untuk melubangi baut spincer dan juga solder listrik untuk menyolder pengkabelan. Biasanya dalam modul Kit PCB telah tersedia skema rangkaian dimana anda harus mengkoneksikan jalur-jalurnya. Ikuti panduan tersebut agar aman dalam proses menyala nanti. (Lanjut membaca rubrik ini tentang membuat Ampli rakitan bagian 2 di kategori Power Amplifer)Skema Rangkaian Power Amplifier
Penempatan posisi dari masing-masing peralatan sangat diperlukan dalam kerja Power Ampli yang kita rakit. Bila posisi telah rapi maka langkah berikutnya adalah memasang dan mengunci Trafo, Heatsink dan dudukan PCB modul Kit Power Amplifier dan lainnya dengan baut atau spincer. Tempatkan posisi switch Power on/ off, Jack Speker out, Jack Cannon atau RCA input, dan lainnya. Pemasangan Blower (kipas angin) perlu diusahakan agar hembusan angin menuju keluar casing agar panas yang terjadi pada komponen yang menempel di heatsink tidak panas berlebihan dengan sistim mengeluarkan hawa panas dalam casing. Anda juga bisa menggunakan blower tambahan yang dipasang didalam casing untuk menyemburkan angin ke Heatsink Transistor Power Ampli.Setelah semua usai maka langkah selanjutnya adalah melakukan cara set sound sistem rakitan kita dengan mengkombinasikan dengan peralatan audio lainnya, seperti Loudspeaker, Mixer, dan Equalizer.




